Menjadi juru kamera sebetulnya bukan hal sulit asal memenuhi kriteria yaitu tidak buta warna, mampu memegang kamera dengan baik dan b...

Menjadi juru kamera sebetulnya bukan hal sulit asal memenuhi kriteria yaitu tidak buta warna, mampu memegang kamera dengan baik dan benar, dan mempunyai fisik yang sehat. Pria maupun

wanita tidak ada masalah. Sejalan dengan kemajuan teknologi, kamera professional pun sekarang

ukuran serta beratnya makin kecil dan ringan. Juga sekarang banyak alat bantu untuk kamera seperti jimmy jib, portal jib, dolly track, dan lainnya. Menjadi juru kamera disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing seperti juru kamera berita (reportase), juru kamera film, juru kamera video klip, juru kamera dokumentasi, dan lain-lain. Gambar dari hasil kamera tentunya sangat mempengaruhi hasil akhir (paska produksi) sehingga teknik dan artistik pengambilan gambar oleh seorang juru kamera merupakan kunci sukses seorang juru kamera.


Ada 3 jenis kamera yang kita kenal yaitu : kamera foto, kamera film/movie, dan kamera video. Ketiga jenis kamera tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda. Perbedaannya terutama pada aspek bahan penyimpan gambar (imej) dan proses terjadinya gambar. Untuk kamera foto dan kamera film bahan bakunya menggunakan pita selluloid untuk yang analog, sedangkan digital, menggunakan media memory atau hard disk. Sedangkan untuk kamera video menggunakan bahan baku kaset video untuk analog, untuk digital, menggunakan memory atau hard disk.


Selanjutnya jika dilihat dari gambar yang dihasilkan dari ketiga kamera di atas, perbedaannya adalah, jika kamera foto menghasilkan gambar tunggal tak bergerak (still picture), sementara kamera film dan video memiliki kesamaan, yaitu sama-sama menghasilkan gambar-gambar hidup atai citra bergerak (motion picture). Penggolongan penggunaan kamera dibagi menjadi tiga yaitu kamera studio, kamera portable (ENG Camera) dan kamera EFP (Electronics Fields Production).






Kamera Studio adalah kamera yang digunakan di studio, untuk memproduksi sebuah program acara televisi.

 

Kamera ENG (Electronics News Gathering) atau Portable Camera, pada awalnya kamera ini untuk hunting berita. Kamera EFP (Electronics Field Production), banyak dipakai di dalam ruangan. Saat ini lahirnya kamera digital banyak mengubah dunia perfilman dan pertelevisian dunia. Dengan kamera digital ada beberapa keuntungan yang diperoleh, diantaranya soal biaya produksi yang relative murah dibanding jenis kamera analog.

 

Salah satu perubahan yang cukup signifikan dalam dunia video yaitu hadirnya DV Camcorder (Digital Video). Dengan menggunakan media kaset DV dan mini DV, hasil sangat prima karena didukung system kompresi DV yang cukup canggih. Kompresi DV yang paling umum memiliki data rate 25 Mega Bits/Second. Kompresi ini biasa disebut dengan DV25. Kelebihan kamera digital dibandingkan kamera analog adalah: pertama, gambar dan suara lebih prima, karena DV memiliki resolusi vertical lebih dari 500 line (dibandingkan dengan VHS yang resolusi yang hanya 250 line). Juga kualitas suara yang melebihi kualitas CD yaitu 48 KHz (disbanding kualitas CD Audio yaitu 44 KHz). Kedua, no generation loss, selama koneksinya digital, tidak terjadi penurunan kualitas. Ketiga, tidak memerlukan video capture card, karena kamera sudah digital, maka tinggal transfer dengan interface firewire (IEEE 1394).


Memilih Kamera Digital Video (DV)

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih kamera DV yaitu, resolusi, color space, CCD design, aspect ratio serta harga.

 

Banyak kamera sekarang memiliki dua macam scanning mode yaitu interlaced dan progressive mode. Interlace scanning mode banyak digunakan pada ATV standar, sedangkan progressive scanning dapat menghilangkan artifact dan menambah sedikit motion blur saat pergerakan yang cepat sehingga terlihat seperti film (film look).



Standar yang digunakan kamera video ada beberapa macam yaitu SECAM, PAL, dan NTSC. PAL , banyak digunakan di wilayah Asia, Indonesia, Australia, dan Uni Eropa, SECAM, di Perancis, Timur Tengah, dan Afrika, dan NTSC, di Amerika, J pang, Kanada, Meksiko, serta Korea. Yang membedakan ketiga system tersebut adalah juga aspek frame rate dan scan line. Standar PAL memiliki frame rate 25 frame/sec atau 50 fields/sec. Frame rate digunakan berdasarkan frekuensi listrik AC yang digunakan yaitu 50 Hz. Sementara itu dalam analog television, jumlah horizontal scanline pada layar televisi atau monitor adalah salah satu ukuran berapa tinggi resolusi gambar, PAL memiliki 625 horizontal scanline. Saat ini teknologi DV sudah diperbarui yaitu dengan diperkenalkan teknologi HDV (High Definition Video).


Persiapan Kamera

Sangat mutlak melakukan persiapan sebelum pengambilan gambar. Karena akan mempengaruhi shooting style dan hasil akhir sebuah film atau video. Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh juru kamera sebelum memulai pengambilan gambar yaitu white balance, yaitu proses sosialisasi lensa kamera dengan keadaan sekitar obyek perekaman. Hal ini terjadi karena su tu lokasi memiliki cuaca, kepekaan cahaya serta tekstur yang berbeda. Perlu diperhatikan pula aspek pencahayaan dan filter dalam mengatur white balance. Contohnya bila menggunakan lampu kuning (tungsten), maka dinetralkan dahulu dengan CTB (Color Temperature Blue) sampai warna menjadi putih, setelah itu baru atur White Balance.




Focusing adalah usaha untuk mencari obyek yang paling jauh dari semua obyek dengan

ukuran gambar (frame size) paling dekat (extreme close up) dan memposisikan gambar sejelas mungkin dengan memutar ring focus.




Posisi memegang kamera merupakan salah satu kunci dalam persiapan sebelum pengambilan

gambar. Apakah juru kamera akan melakukan handheld atau menggunakan tripod. Jika posisi handheld maka dibiasakan mengambil dengan tangan kiri. Tapi jika kamera nanti akan dipasang tripod maka untuk mengambilnya menggunakan tangan kanan.

Mengatur kamera adalah poin yang  sangat diperhatikan dalam  persiapan. Karena setting

kamera juga setting suara akan dilakukan oleh juru kamera untuk mendapatkan setting yang paling maksimal yang diinginkan yang sesuai dengan kebutuhan yang hendak dicapai. Setting speed record ada 2 macam yaitu SP (Standard Play) dan LP (Long Play), sedangkan untuk audio, gunakanlah selalu 16 bit untuk hasil yang optimal.


Pengambilan Gambar (Shot)

Shot adalah unsur terkecil dari sebuah struktur ilm yang utuh, yang dapat dilihat pesan dari

shot itu sendiri. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan gambar yaitu: faktor manusia, faktor ruang, faktor waktu, faktor peristiwa dramatik dan faktor suara. Faktor manusia ditampilkan untuk melambangkan perwatakan atau masalah dalam sebuah film. Faktor manusia menjadi bagian integral dengan peristiwa yang ingin disajikan dalam film.


Faktor ruang ada dua macam, yaitu ruang alami dan non alami. Ruang alami adalah ruang

yang sesungguhnya untuk sebuah peristiwa yang terjadi. Ruang non alami adalah ruang          pengganti yang dipakai untuk menggambarkan suatu peristiwa atau biasa disebut studio. Biasanya untuk non alami seperti studio bluescreen atau green screen, sehingga dalam pengeditan latar belakang hijau atau biru dapat diganti latar belakang ruang alami atau kreasi dari 3 dimensi.

Faktor waktu memiliki dua pengertian yaitu pengertian waktu secara fisik seperti pagi, siang, dan malam serta waktu kejadian ketika sebuah peristiwa berlangsung. Jadi waktu di film sangan berbeda dengan waktu sesungguhnya (real time). Faktor peristiwa dramatik adalah peristiwa dalam film yang diharapkan mampu menimbulkan reaksi emosional penonton yang lebih besar.

Faktor suara berfungsi sebagai informasi ruang, waktu dan peristiwa. Pada awalnya faktor ini hanya sebagai pelengkap dan penunjang visual saja.

Camera Angle

Posisi kamera yang mengarah pada obyek tertentu berpengaruh terhadap makna dan pesan yang akan disampaikan. Banyak juru kamera tidak terlalu memperhatikan sudut pandang kamera, karena dianggap sepele. Sudut pengambilan high angle berbeda maknanya dengan low angle. Dengan low angle, menjadikan obyek yang ditangkap menjadi lebih besar dan megah, sedangkan high angle, menjadikan obyek terasa kecil. Pada prinsipnya teknik pengambilan gambar meliputi sudut pengambilan, ukuran shot, gerakan obyek dan gerakan kamera. 

Sudut pengambilan gambar ada lima macam yaitu bird eye view, high angle, eye level, low angle, dan frog eye. Masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda sehingga karakter dan pesan yang dikandung tiap shot akan berbeda pula. Bird view adalah suatu teknik pengambilan gambar dengan posisi kamera di atas ketinggian obyek yang direkam. Tujuannya adalah memperlihatkan obyek-obyek yang ditangkap terkesan lemah, sehingga penonton merasa iba dan tergerak hatinya.



High angle adalah teknik pengambilan gambar dari atas obyek, tetapi lebih rendah dari bird

view. Tujuannya adalah obyek yang ditangkap terkesan dilemahkan dan tak berdaya. Low angle adalah pengambilan gambar dari bawah obyek. Kesan yang timbulkan obyek menjadi terkesan dominan dan besar.


Eye level adalah pengambilan gambar yang sejajar dengan posisi obyek. Sudut pengambilan ini yang paling sering dilakukan oleh juru kamera. Sudut pengambilan ini kurang mengandung kesan tertentu. Namun harus diperhatikan komposisi pada frame agar enak dilihat. Frog eye adalah teknik pengambilan gambar yang dimana posisi kamera sejajar dengan posisi dasar dari sebuah obyek. Kesan yang ditimbulkan adalah dramatis karena memperlihatkan suatu visual yang menarik tapi diambil dengan variasi tidak seperti biasanya.

Frame Size (Ukuran Gambar)

 

Ukuran gambar (frame size) dalam setiap shot memiliki maksud dan maknanya sendiri-

sendiri. Untuk itu juru kamera dituntut untuk memahami ukuran gambar yang disesuaikan dengan kebutuhan skenario sebuah adegan. Extreme Close Up (ECU) yaitu ukuran sangat dekat sekali dengan obyek, memiliki makna menampilkan detail dari sebuah obyek.


Big Close Up (BCU) yaitu dari batas kepala hingga dagu obyek, memiliki kesan menampilkan obyek untuk menimbulkan eksperesi tertentu. Close Up (CU) yaitu dari batas kepala hingga leher bagian bawah, memiliki kesan memberikan gambaran obyek secara jelas. Medium Close Up (MCU) yaitu dari batas kepala hingga dada ke atas, memiliki kesan menegaskan profil seseorang.



  Medium Shot (MS) yaitu dari batas kepala sampai pinggang (perut bagian bawah), memiliki kesan memperlihatkan sesorang dengan tampangnya. Full Shot (FS) yaitu dari batas kepala hingga kaki, memiliki makna memperlihatkan obyek dengan lingkungan sekitar. Long Shot (LS) yaitu obyek penuh dengan latar belakangnya, memiliki makna menonjolkan obyek dengan latar belakangnya.











  Salam teman-teman semua, Pada pembahasan ini saya akan menjelaskan fungsi fitur-fitur software Adobe Illustrator. Simak Tahapan Belajar Ad...

 


Salam teman-teman semua, Pada pembahasan ini saya akan menjelaskan fungsi fitur-fitur software Adobe Illustrator. Simak Tahapan Belajar Adobe Illustrator, Mudah dan Cepat.

Dunia desain grafis sekarang memang sedang banyak digemari oleh semua kalangan, terutama desain vektor. Karena memang sekarang, hampir semua bidang pekerjaan membutuhkan designer vektor. Entah untuk membuat konten sosial media, poster, spanduk, animasi, dan lain-lain.

Karena memang sudah tidak bisa dipungkiri lagi, kemajuan teknologi mempengaruhi semua aspek kehidupan manusia. Banyaknya inovasi dan percepatan, membuat manusia mau tidak mau harus menyesuaikan diri dengan keadaan itu.

Termasuk dibidang desain grafis. Banyak sekali software desain grafis saat ini, tetapi ada beberapa yang banyak digunakan para designer professional, salah satunya adalah adobe ilustrator.

baik, langsung saja kita ke pembahasan Tahapan Belajar Adobe Illustrator dengan cepat dan mudah dipahami.

1. Kenali Adobe Illustrator

Seperti biasa, jika kalian ingin mudah dan cepat dalam mempelajari suatu hal. Kenali dulu hal itu, bagaimana seluk beluknya. Karena semua hal di dunia ini memiliki ruh. Hal itu juga berlaku pada Adobe Illustrator.

Adobe Illustrator merupakan sebuah software desain grafis, pengolah dan pengedit gambar yang berbasis vektor. Adobe Illustrator dikembangkan oleh sebuah perusahaan besar perangkat lunak, yaitu Adobe Systems, yang bermarkas di San Jose, California, AS. Adobe Illustrator adalah standar software desain grafis yang digunakan oleh para designer profesional saat ini. Karena memang Adobe Illustrator memiliki banyak sekali tools yang khusus untuk itu. Ditambah, Adobe Illustrator juga dapat terintegrasi dengan software Adobe lainnya. Seperti After Effect, Adobe Premiere, dan lainnya.

Selain itu, Adobe Illustrator dapat menangani file-file gambar atau desain yang berukuran besar. Karena memang software ini dirancang dengan performa yang handal. Tetapi, juga harus didukung perangkat yang memadai.

Adobe Illustrator juga menjadi primadonanya para animator. Karena dengan terintegrasinya Adobe Illustrator ke software Adobe After Effect, banyak sekali animator menggunakan Adobe Illustrator untuk membuat rancangan desain animasinya disini.

2. Pahami Tools Adobe Illustrator

Pengenalan mengenai softrwarenya sudah lakukan. Tahap selanjutnya dalam belajar Adobe Illustrator adalah, memahami Tools dan bagian-bagian Adobe Illustrator itu sendiri. Sebelum kalian belajar untuk memahami. Kalian harus memiliki softwarenya, jika belum memiliki softwarenya nanti dipertemuan praktikum disekolah silahkan membawa laptopnya kita akan install bersama.

jika sudah memiliki softwarenya silahkan untuk membuka software Adobe Illustrator. Dan kalian akan mememukan jendela seperti di bawah ini.


Ini adalah tampilan awal di software Adobe Illustrator, kalian bisa langsung tekan Create New. Akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini :


baik, disini kalian atur kertas kerja kalian. Dari ukuran hingga modelnya. Kalian juga bisa langsung memberi nama kertas kerja tersebut. Lalu klik Create.


Ini adalah tampilan Adobe Illustrator, terdapat beberapa bagian didalamnya.

3. Kuasai Tools-nya


Tahap berikutnya adalah, kalian harus bisa menguasai tools-tools penting yang ada Adobe Illustrator. Karena ini penting!

Tidak harus semua tools kalian kuasai bersamaan, itu malah akan membuat tambah pusing kalian.Dalam mempelajari tools, memang harus dilakukan langsung atau dengan praktek,

Butuh waktu dan jam terbang yang padat, agar kalian cepat mahir menggunakan tools-tools dalam Adobe Illustrator. Tidak bisa langsung bisa begitu saja. Nikmati saja prosesnya!

Ada 5 tools penting yang wajib kalian pelajari, dan kalian harus kuasai itu. Antara lain

1. Pen Tool

Pen Tool merupakan alat yang digunakan untuk membuat titik-titik path yang berfungsi dalam pembuatan objek atau bentuk yang sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Pen Tool adalah tool wajib dan penting dalam adobe Illustrator, tidak hanya di Illustrator saja. Pen tool juga terdapat di software vektor lainnya. Karena memang alat ini sering digunakan oleh para designer.

Cara menggunakan Pen Tool dalam software Adobe Illustrator sangat mudah, kalian tinggal pergi ke ToolBox sebelah kiri, kemudian klik ikon Pen Tool. Atau cara cepatnya menggunakan shortcut ‘P’.

Pada dasarnya, garis itu ada dua macam. Garis lurus dan garis lengkung.

Untuk membuat garis lurus pada Ai, kalian tinggal klik kiri pada titik awal, dan kemudian arahkan pada titik selanjutnya lalu kik lagi.

Berbeda dengan cara untuk membuat garis lengkung, kalian harus menarik path/titik kedua sesuai dengan kebutuhan kalian.

Membuat Garis Lurus


Teknik dasar menggunakan pen tool pada Adobe Illustrator yang pertama adalah, membuat garus lurus terlebih dahulu. baik, caranya seperti di atas tadi. Kalian tinggal pilih titik pertama dan kedua, tanpa harus menarik node atau anchor pada titik kedua. Lihat gambar dibawah. Berikut adalah cara kerja pen tool adalah menghubungkan titik-titik path sehingga membentuk sebuah objek.

Membuat Garis Lengkung

Setelah kalian mengenali metode kerja pen tool, hingga kalian sudah dapat membuat suatu objek dengan pen tool. Tetapi bila kita cuma menghubungkan titik-titik path secara terus menerus, maka yang terbentuk cumalah suatu wujud path yang kaku di karenakan path yang kita buat hanyalah suatu garis lurus.

disini saya akan membagikan teknik pen tool untuk membuat garis lengkung.

Caranya mudah. Setelah kalian memubuat path kedua, kalian tinggal menarik titik tersebut sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Lihat Gambar di bawah.


Membuat Garis Lurus setelah Garis Lengkung

baik, setelah kita membuat garis lengkung, otomatis pen tool akan mengikuti lengkungan dari garis sebelumnya. Jika kalian akan membuat objek yang halus, mungkin kalian tinggal meneruskannya. Berbeda jika kalian ingin membuat garis lurus setelah garis lengkung pertama. Kalian tinggal arahkan kursor ke titik terakhir path sebelumnya, kemudian klik kiri satu kali. Kalian bisa lihat gambar dibawah ini.


itu adalah beberapa teknik dasar menggunakan pen tool di adobe illustrator.

2. Cliping Mask

sebelum kalian belajar cara membuat klipping mask, alangkah lebih baiknya kalian tau dulu pengertian dan fungsi dari klipping mask itu sendiri.

Klipping Mask merupakan teknik atau metode untuk memasukkan gambar atau objek lainnya kedalam objek di depannya atau objek yang kita pilih sebagai objek border. Ini penting, objek yang didepan harus sebuah vektor. Kalian bisa menggunakan bentuk apapun, yang penting vektor. Teks juga bisa.

Gambar atau objek yang kita masukkan tidak terbatas. kalian dapat memasukkan beberapa gambar sekaligus ke dalam sebuah objek vektor.

Bagaimana cara membuatnya?

setelah kalian mengenal Klipping mask. Sekarang saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat klipping mask itu sendiri.

Pertama buka software Adobe Illustrator. Kemudian buat lembar kerja baru.

Setelah itu siapkan kedua objek yang ingin disatukan. kalian bebas meimilih objeknya. Yang penting salah satu objek atau objek pokok-nya harus vektor. Nah, disini saya memberikan contoh satu objek foto atau gambar, dan satunya lagi berupa Rectangle atau kotak persegi.


Setelah kalian persiapkan kedua objek. Langkah selanjutnya adalah, posisikan Rectangle diatas objek gambar. Caranya klik kanan objek Rectangle – pilih Arrange – Bring To Front. Lihat gambar dibawah.


setelah itu. Letakkan Rectangle diatas gambar. Pastikan posisinya sesuai dengan apa yang kalian inginkan. Karena saya hanya ingin mengambil objek gambarnya saja, jadi saya fokuskan pada bagian bawah gambar.

Jangan lupa, setelah objek rectangle sudah diatas objek gambar. Seleksi kedua objek tersebut.


pastikan Fill pada rectangle itu kosong ya.


langkah selanjutnya adalah klipping mask itu sendiri.

Caranya pertama kalian masuk menu object – pilih Klipping Mask (Berada paling bawah nomor empat) – Make (Ctrl+7).


Hasilnya akan seperti gambar di bawah ini.


3. Pathfinder

Apa itu Pathfinder?

Pathfinder merupakan sebuah tools yang ada didalam adobe illustartor yang berfungsi untuk menggabungkan atau memotong sebuah objek gambar atau vektor.

Tool ini termasuk kedalam tool pentingnya Adobe Illustrator, karena memang sangat berguna dan sering digunakan.

Pada dasarnya, Pathfinder tidaklah rumit. Bahkan saya percaya kalian cepat dalam menguasainya. Tool ini sama seperti teknik shaping di software CorelDRAW.

Pada umumnya tool pathfinder dibagi menjadi dua, yaitu Shape Modes dan satunya Pathfinders. Nah, didalamnya juga masih ada turunan tools-tools lainnya.

Bagian Shape Modes, antara lain :

  • Unite
  • Minus Front
  • Intersect
  • Exclude

Bagian Pathfinders, antara lain :

  • Devide
  • Trim
  • Merge
  • Crop
  • Outline
  • Minus Back

Kalian bisa lihat Gambar dibawah ini.


Bagaimana Cara Kerja Pathfider?

Dalam belajar pathfinder di adobe illustrator ini, saya akan menjelaskan satu persatu dari tools-tools yang ada diatas tadi.

Pertama, untuk memunculkan kotak dialog pathfinder kalian bisa masuk menu Windows – kemudian cari Pathfinder di bagian bawah (atau kalian bisa gunakan shorcut Shift+Ctrl+F9).

Setelah itu, buat 2 objek yang berbeda dengan warna yang berbeda pula, agar mudah untuk mengidentifikasinya.


disini saya menggunakan objek persegi panjang dan lingkaran, dengan objek lingkaran yang berada di depan objek persegi panjang.

Untuk menggunakan tool pathfinder kedua objek harus di blok terlebih dahulu.

Pertama saya akan bahas mengenai bagian Shape Modes.

Shape Modes

1. Unite

Unite merupakan salah satu tools dari bagian Shape Modes yang berfungsi untuk menggabungkan dua atau beberapa objek menjadi satu objek. Objek yang dihasilkan akan mengikuti warna dari objek yang paling depan.

Catatan, untuk menggunakan Unite harus menggunakan objek vektor.


2. Minus Front

Minus Front merupakan bagian dari Shape modes yang kedua, dan berfungsi untuk menghilangkan objek bagian depan dengan meninggalkan bekas pada objek dibelakangnya, sesuai dengan bentuk objek yang ada didepan.

3. Intersect

Intersect merupakan bagian ketiga dari Shape Modes yang berfungsi untuk membuat objek baru dari perpotongan kedua objek yang dipilih. Kalian bisa lihat gambar dibawah ini.

4. Exclude

Exclude merupakan bagian terakhir pada Shape Modes yang berfungsi untuk mendistorsi bagian tengah antara kedua objek yang saling terhubung. gampangannya adalah memotong bagian objek yang bertindihan.


Pathfinders

1. Devide

Devide merupakan bagian dari Pathfinders yang berfungsi untuk membagi kedua objek pertama menjadi 3 bagian, bagian ketiganya adalah perpotongan kedua objek pertama. Kalian bisa lihat di gambar dibawah ini.


2. Trim

Trim merupakan bagian dari pathfinders yang digunakan untuk  memotong objek yang dibelakang. Dengan bentuk yang sesuai perpotongan kedua objek tersebut.

3. Merge

Merge merupakan salah satu bagian dari pathfinders yang berfungsi memotong objek yang ada dibelakang, dengan bentuk sesuai dengan objek yang ada di depan. Prinsipnya sama seperti trim.


4. Crop

Crop merupakan salah satu bagian dari pathfinders yang digunakan untuk memotong bagian tengah antara kedua objek yang saling bertindih. Prinsipnya sama seperti Intersect, tetapi yang membedakan adalah pada compound shape. Crop tidak akan membuat compound shape, sedangkan intersect akan membuat compound shape.

5. Outline

Outline merupakan bagian dari Pathfinders yang berfungsi untuk membuat kedua objek menjadi garis tepi. Atau menghilangkan fill yang ada didalam kedua objek tersebut.


6. Minus Back

Minus Back merupakan bagian dari pathfinders yang fungsi kebalikan dari Minus Front, yaitu untuk memotong dan mengilangkan objek dibelakang dan objek yang berpotongan dengan objek diatasnya.


itu adalah penjelasan dari tools-tools yang ada di dalam pathfinders. Tool-tool itu tidak semuanya akan kalian pakai terus. Karena kebanyakan para designer professional hanya mengggunakan beberapa saja.

4. Appearance Panel

Apa itu Appearance Panel?

Appearance Panel merupakan sebuah panel pengaturan dimana kalian dapat mengedit dan mengubah efek yang sudah kalian buat pertama kali. Nah, biasanya jika kalian akan mengubah efek pada objek, kalian mesti akan kembali ke menu efek yang kalian kerjakan sebelumnya.

Hal itu tidaklah perlu. Karena malah akan menambah efek pada objek menjadi lebih banyak, dan nantinya sulit untuk diatur.

jika kalian ingin mengedit kembali pengaturan efek pada objek, kalian tinggal menuju ke Appearance Panel. Tampilan nya akan seperti gambar dibawah ini.

Ini adalah tampilan Appearance Panel sebelum terdapat pengaturan objek yanga ada. Kalian bisa membuka Appearnce Panel pada menu Windows – Appearance Panel.


Bagaimana Cara Kerja Apperance Panel?

Dalam belajar Appearance panel di adobe illustrator ini, kalian juga harus tahu bagaimana cara kerja dan penerapan Appearance panel pada pegaturan objek.

Ayo coba kita praktekkan pada lembar kerja adobe illustrator.

Saya akan membuat obejk sederhana, lihat gambar dibawah ini.


pada objek persegi panjang diatas saya menggunakan efek 3D Extrude & Bevel dan Drop Shadow. Kalian bisa melihat pada panel appearance, efek yang saya pakai akan muncul pada panel ini. Jika kalian ingin mengeditnya kembali, kalian tinggal klik pada efek nya.

Di Appearance Panel, kalian juga bisa menambahkan efek baru, stroke baru, dan file baru. Kalian bisa lihat icon kecil di bagian bawah sebelah kanan.

Apa hubungan Apperance Panel dengan objek?

Appearance panel memberikan kontrol yang baik dari tampilan objek di adobe illustrator serta memungkinkan pengguna buat menciptakan penampilan komplek dari basic path. Bila Kalian menggambar bentuk di Illustrator serta membuka Appereance panel, Kalian bisa melihat illustrator menunjukkan isian baru- baru ini serta stroke di objek yang dipilih.

Seluruh filter yang diterapkan pada adobe illustrator dari efek menu, akan ditampilkan pada panel appearance. dan semua itu, kalian dapat membuat adjustmen untuk efek yang diterapkan.

Apa yang membuat appearance panel menjadi powerful, ialah kalian dapat menetapkan sebagian stroke, isian, serta efek buat objek tunggal, membuat desain rumit yang luar biasa pada basic path.

5. Paintbrush Tool

sebagian besar para pengguna baru adobe illustrator, biasanya masih takut dan ragu untuk menggunakan brush tool ini. Mungkin yang sebagian banyak pengguna baru mengira bahwa paintbrush tool sangatlah rumit dan memakan waktu banyak.

Hal ini menjadikan banyak para pengguna baru yang mengabaikan tool yang satu ini. Padahal tool ini memiliki banyak variasi dan fitur untuk kebutuhan seperti membuat tulisan artistik, logo, poster, background, dan masih banyak lagi.

Penggunaanya juga tidaklah rumit, karena kalian hanya tinggal membuat pola dan mengeditnya di brush panel yang disediakan oleh adobe illustrator sendiri.

Apa itu Paintbrush Tool?

Paintbrush Tool merupakan tool khusus yang ada di Adobe Illustrator yang digunakan untuk membuat sebuah objek artistik, bisa berupa garis, gambar, border, dan lain-lain. Tool ini sangat sering digunakan oleh para designer professional, terutama dibidang pembuatan animasi atau poster dan sejenisnya.

Paintbrush Tool sendiri memiliki banyak fungsi yang sangat membantu dan mempermudah pekerjaan dalam pegeditan.


Hal ini menjadikan banyak sekali tutorial-tutorial yang membahas tentang Paintbrush saja.

Nah, jika kita berbicara mengenai mengenal Paintbrush Tool, pasti tidak bisa dipisahkan dengan pasangannya. Yaitu Brush Panel atau biasa disebut dengan Brushes.

Apa itu Brush Panel?

Brush Panel merupakan sebuah panel yang khusus untuk mengedit, mengolah, menambahkan, dan mengatur sebuah objek yang kita buat dengan paintbrush tool. Dalam Brush panel ini terdapat berbagai jenis dan model brush yang bisa kalian pilih.

Kalian juga bisa mengatur dan membuat sendiri pengaturan brush yang sesuai dengan keinginan kalian. Coba perhatikan gambar dibawah ini.


Saya akan menjelaskan sedikit tentang apa saja yang ada di Brush Panel.


  • Drop Down Menu => Dalam Drop Down Menu terdapat berbagai macam pengaturan brush, menu ini bisa dibilang sebagai menu utamanya atau menu lengkapnya. Karena semua pengaturan terdapat dalam menu drop down.
  • Brush Libraries Menu =>  Berisi berbagai macam brush yang bisa kita pilih dan pakai untuk membuat objek, disini juga dapat untuk menyimpan pengaturan brush yang kita buat sendiri.
  • Libraries Panel => Libraries Panel merupakan panel library yang menyambung ke akun adobe kalian masing-masing, icon ini termasuk hanya ada di adobe illustrator CC 2018.
  • Remove Brush Stroke => Icon ini berfungsi untuk menghilangkan efek brush pada sebuah objek yang kalian buat.
  • Options Of Select Object => Icon ini berfungsi untuk mengatur atau mengedit objek brush yang kita pilih. Nantinya akan keluar kotak dialog baru yang berisi pengaturan objek brush.
  • New Brush => Icon ini berfungsi untuk membuat brush baru.
  • Delete Brush => Icon ini berfungsi untuk menghapus pengaturan brush yang sudah kalian buat.

itu sedikit penjelasan mengenai mengenal paintbrush tool dan brush panel di illustator.

Jenis-Jenis Brush pada Adobe Illustrator CC 2018

Dalam Adobe Illustrator CC 2018 jenis brush mengalami pembaharuan dan penambahan. Terdapat lima jenis brush didalamnya. Sedangkan di versi-versi sebelumnya, jenis brush hanya empat. Simak penjelasan selengkapnya dibawah ini :

Calligraphic Brush

Calligraphic Brush atau brush kaligrafi berfungsi untuk membuat efek tulisan kaligrafi dalam membuat objek. kalian dapat mengatur derajat kemiringan dan ketebalan sebuah objek yang akan kalian buat. Brush ini cocok untuk kalian yang suka membuat tulisan artisitik dan unik.


Scatter Brush

Scatter Brush bisa diartikan sebagai brush peniru atau mengkopi objek yang sudah ada. Brush ini berfungsi untuk membuat salinan sebuah objek yang sudah kalian buat, dengan penerapan dari sebuah garis. Scatter Brush ini akan sangat membantu kalian yang ingin mmebuat dekorasi atau pattern style.


Art Brush

Art brush merupakan brush yang digunakan untuk membuat efek seni kuas atau yang lainnya. Art brush dibuat dengan membuat objek pertamanya dulu. Setelah itu kalian tinggal menggunakan pengaturan art brush yang sudah kalian buat pertama.


Bristle Brush

Bristle Brush merupakan fitur brush baru yang ada dalam adobe illustrator CC 2018. Brush ini digunakan untuk membuat efek kuas. ada berbagai macam efek dalam Bristle brush ini, kalian tinggal pilih mana yang cocok untuk desain kalian sendiri.


Pattern Brush

Pattern Brush digunakan untuk membuat sebuah pola yang sama, dan kemudian diaplikasikan pada sebuah jalur atau garis yang kalian buat. Biasanya mempunyai bentuk yang sama dan terstruktur.


5 tools ini akan sangat berguna, dan kalian akan sering menggunakannya. Kalian bisa pelajari lebih lanjut mengenai 5 tools itu. Jika kalian masih bingung, nanti kita akan bahas kembali saat praktikum di sekolah.

4. Langsung Aksi


Langkah terakhir adalah aksi. Semua hal yang kalian pelajari dengan benar dan sungguh-sungguh, tetapi tidak kalian lakukan secara langsung. Itu akan sia-sia saja. Semua imajinasi dan angan-angan kalian, akan tetap menjadi imajinasi belaka.

Lakukan aksi langsung, jangan takut gagal atau salah. Karena sebuah proses adalah tempatnya gagal. Dan gagal itu bukan sebuah akhir. Coba lagi dan lagi. Harus mau belajar dari sumber mana saja.

Untuk kalian yang baru belajar Ai, jangan putus asa dan patah semangat jika salah. Dan jangan mudah merasa bosan, karena pemikiran kalian. Lakukan hal-hal yang baru, buatlah desain yang mudah-mudah dulu. Biasakan diri kalian dengan tools-tools yang ada.

Kalian bisa ikuti panduan membuat desain di pembahasan saya di dalam blog ini.

Terimakasih, sekian penyampaian materi menerapkan perangkat lunak pengolah gambar vektor (Adobe Ilustrator). Tetap semangat dalam belajar. Kalian pasti bisa.

Salam.